Tugas
Ekonomi Internasional / Tika Oktaviani 2012310013
Sumber
buku: Halwani, Hendra, Ekonomi Internasional dan Globalisasi Ekonomi, Jakarta :
Ghalia Indonesia, 2002
TEORI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Latar
Belakang Perdagangan Internasional
Perdagangan
antarnegara atau lebih dikenal dengan perdagangan internasional, sebenarnya
sudah ada sejak zaman dahulu, namun dalam ruang lingkup dan jumlah yang
terbatas, dimana pemenuhan kebutuhan setempat, yang tidak dapat diproduksi,
dipenuhi dengan cara barter. Pada proses awalnya perdagangan internasional
merupakan pertukaran dalam arti perdagangan tenaga kerja dengan barang dan jasa
lainnya, yang selanjutnya diikuti dengan perdagangan barang dan jasa dikemudian
hari. Akhirnya berkembang hiingga pertukaran antaranegara / internasionnal
dengan aset-aset yang mengandung resiko seperti saham. Valuta asing dan
obligasi yang saling menguntungkan kedua belah pihak, bahkan semua negara yang
terkait didalamnya. Adapun sebab-sebab umum yang mendorong terjadinya perdagangan
internasional yaitu sumber daya alam, sumber daya modal, tenaga kerja dan
teknologi.
Revolusi
Industri
Revolusi
industri di Inggris, telah membawa Inggris menjadii negara yang paling handal
di dunia dalam perdagangan internasional. Industrialisasi ini menimbulkan
negara-negara pesaing maupun negara partner dagangannya sehingga menimbulkan
ketidakseimbangan perdagangan di antara negara-negara dikawasan Eropa, terutama
Belanda dan beberapa negara lainnya. Negara-negara yang baru memasuki proses
industrialisai merasakan tekanan perdangan yang tidak seimbang dari serbuan
barang-barang impor, terutama dari Inggris. Sehingga mereka mulai menerapkan
pengenaan tarif sebagai upaya melindungi industry dalam negeri yang masih dalam
taraf pemula. Dalam perkembangan selanjutnya, negara-negara berkembang di kawasan ASEAN juga mengikuti mashab
proteksionisme untuuk pengembangan industri-industri yang baru tumbuh dengan
perlindungan tarif dan tata niaga impor.
Merkantilisme
Dalam
perdagangan internasional terdapat beberapa aliran pemikiran, dimulai dari
aliran pemikiran yang dikenal sebagai aliran merkantilisme. Oleh karena itu,
kegiatan ekspor-impor diletakan sebagai lokomotif utama yang dipacu melalui
peningkatan industri dalam negeri. Sehingga aliran mekantilisme mengetengahkan
pemikiran bahwa kegiatan produksi dalam negeri dan ekspor harus ditingkatkan
dengan memberikan rangsangan berupa subsidi dan fasilitas-fasilitas lain dari
pemerintah. Sebaliknnya impor harus dibatasi melalui serangkaian hambatan impor
yang berupa proteksi hingga perlindungan khusus, khususnya untuk
industri-industri strategis maupun industri rakyat.
Teori
Keunggulan Mutlak ( Absolut Advantage)
Suatu negara
dapat memproduksi barang tertentu, misalnnya barang M yang mempunyai keunggulan
dalam bidang pengolahan (manufacture) dibbandingkan dengan negara mitra
dagangnya yang mempunyai keunggulan dalam memproduksi barang X yang merupan
komoditas pertanian (primer). Maka masing-masing negara tersebut
menkonsentrasikan produksi mereka pada barang-barang yang secara mutlak
(absolut) mempunyai keunggulan. Kemudiangan mengekspor barang tersebut kepada
mitra dagangnya. Proses inilah yang dijadikan dasar utama perdagangan
internasional.
Konsep
Opportunity Cost
Opportunity Cost
dapat diartikan sebagai biaya oportunitas (kesempatan) yang merupakan ukuran
suatu kesempatan yang terlepas karena menolak alternative penggunaan sumber
daya. Konsep biaya kesempatan ini sangat penting dalam pengambilan keputusan.
Ada 2 model opportunity cost yaitu increasing opportunity cost (biaya
opportunitas yang semakin meningkat) dan decreasing opportunity cost (biaya
oportunitas yang semakin menurun).
Teori
Keunggulan Komparatif (Comparative Advantage)
Dalam analisis
teori keunggulan komparatif dinyatakan bahwa, yang menentukan tingkat keuntungan
dalam perdangan internasional sebenernya bukan berasal dari keunggulan mutlak,
melainkan teori keunggulan komparatif. Pendekatan Teori Adam Smith menyatakan
bahwa tiap negara mempunyai keunggulan mutlak dalam memproduksi suatu barang.






0 komentar:
Posting Komentar