Sabtu, 07 Mei 2016

KELOMPOK 6

Description: https://pbs.twimg.com/profile_images/378800000369802172/ade5bb6331f65126f33cceff1a5eeac0.jpeg
Kampus Tercinta – IISIP Jakarta
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta

PENGARUH MNC DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL


MAKALAH EKONOMI INTERNASIONAL
Erry Dwi Rahmanto             2013230091
Rindy Lia Koloay                  2013230046
Ira Triwati                             2013310037
Esivinia E. S                           2015230104



INSTITUT ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
JAKARTA
MEI 2016
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Dalam tatanan dunia internasional, setiap negara membutuhkan kehadiran negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, negara menjalin kerjasama dengan negara lain salah satunya dengan cara melakukan perdagangan internasional.
Kerjasama perdagangan internasional merupakan transaksi dagang antara subyek ekonomi negara yang satu dengan subyek ekonomi negara yang lain, baik mengenai barang ataupun jasa-jasa. Adapun subyek ekonomi yang dimaksud adalah penduduk yang terdiri dari warga negara biasa, perusahaan ekspor, perusahaan impor, perusahaan industri, perusahaan negara ataupun departemen pemerintah yang dapat dilihat dari neraca perdagangan.
Salah satu aktor perdagangan internasional adalah MNC. MNC adalah perusahaan swasta yang memiliki fasilitas produksi dan melakukan aktifitasnya di lebih dari satu negara. Perusaan multinasional ini biasanya memiliki kantor pusat di satu negara dan beroperasi di negara-negara lain, baik secara mandiri ataupun dengan melakukan kemitraan dengan perusahaan-perusahaan lokal.
Tujuan MNC dalam melakukan bisnisnya yaitu untuk memperluas pangsa pasarnya, memperoleh sumber daya alam dan yang mengurangi biaya produksi khususnya pembayaraan upah buruh yang relatif murah dibandingkan di negara asalnya. tujuan-tujuan bisnis tersebut memberikan ambisi yang besar bagi MNC untuk terus mengeksporasi berbagai negara didunia khususnya negara-negara berkembang.

Melihat adanya keuntungan-keuntungan yang didapat MNC tersebut  maka dapat dikatakan bahwa adanya MNC diberbagai negara sedikit banyak ikut campur tangannya di dalam ekonomi politik domestik negara tujuan produksinya. Hal tersebut memperlihatkan bahwa MNC memiliki pengaruh dalam perdagangan internasional. Oleh karena itu, dalam makalah ini akan membahas mengenai pengaruh MNC tersebut.

1.2  Rumusan Masalah
Bagaimana Pengaruh MNC dalam Perdagangan Internasional?

1.3  Tujuan Penulisan
Untuk mengetahui pengaruh MNC dalam perdagangan internasional

BAB II
PEMBAHASAN

2.1. Perusahaan Multinational Corporations – MNC         
2.1.1           Perusahaan Multinational Corporations – MNC
Perusahaan multinasional adalah sebuah perusahaan yang beroperasi di beberapa negara tetapi dikelola dari satu negara (home country), biasanya perusahaan tersebut memiliki kantor pusat (head office) yang mempunyai tugas untuk mengoordinasi manajemen global. Jenis perusahaan ini memegang peranan yang sangat penting dalam transaksi dan menjalankan kebijakan serta aturan baik di tingkat nasional maupun internasional.

2.1.2           Karakteristik Dasar MNC
Menurut Maheswari dalam Umar Suryadi, terdapat perbedaan antara MNC dengan perusahaan besar biasa yang ada di suatu negara, dapat di bedakan melalui karakteristik dasar MNC, yaitu:
1.      Perusahaan MNC berada di banyak negara pada level perkembangan ekonomi yang berbeda. Mereka membawa basis investasi langsung ke beberapa negara.
2.      Perusahaan mempertahankan organisasi industri yang lengkap, termasuk R & D dan fasilitas-fasilitas manufaktur di beberapa negara. Mereka membuat kebijakan atau keputusan berdasarkan alternatif yang tersedia dimana saja di seluruh dunia.
3.      Mereka beroperasi atas dasar aset yang dimiliki secara internasional, manajemen pusat multinasional dan kepemilikan saham.
4.      Mereka berkaitan dengan transfer internasional dari input faktor yang berbeda namun komplementer modal, pengetahuan, kewirausahaan, dan berbagai jenis barang dan jasa.
5.      Sumber-sumber daya di transfer namun tidak diperdagangkan sesuai dengan norma-norma tradisional dan praktik perdagangan internasional.
6.      cabang-cabang MNC biasanya dikelola oleh warga negara dari host country (negara tuan rumah, atau negara yang ditempati cabang MNC tersebut).

2.1.3           MNC dan Foreign Direct Investment/FDI
FDI adalah pertumbuhan investasi asing langsung atau investasi yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan multinasional di negara-negara (host countries) untuk mengontrol aset dan mengelola kegiatan produksi negara-negara tersebut. Negara-negara sedang berkembang menjadi sasaran utama FDI untuk memperluas bisnis MNC. MNC memilih FDI sebagai strategi untuk memperluas bisnisnya karena FDI berkaitan langsung dengan kegiatan-kegiatan ekonomi produktif di luar negeri.
Bagi MNC, negara-negara sedang berkembang mempunyai peran penting bagi perluasan bisnis mereka, sedangkan bagi negara-negara berkembang, MNC dan FDI memiliki peran signifikan untuk mempercepat pertumbuhan dan transformasi ekonomi mereka. Oleh karena itu, banyak negara sedang berkembang tertarik dan berusaha untuk menarik arus FDI ke dalam perekonomian negara mereka, seperti langkah, strategi dan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah agar mempengaruhi MNC untuk menanamkan FDI mereka.
Menurut Balaam dan Veseth, terdapat pertimbangan ekonomi yang dilakukan MNC dalam berinvestasi diluar negeri yaitu keunggulan kompetitif yang spesifik (firm specific competitive advantage). Ada beberapa jenis keunggulan yang memberi kemungkinan MNC akan berinvestasi di luar negeri dan berhasil melawan komptitornya :
1.      Ukuran perusahaan, diartikan MNC tersebut besar dan mempunyai kekuatan pasar.
2.      MNC tersebut sering berada di posisi sebagai leader dalam hal teknologi dan pemasaran di industri mereka.

Pertimbangan ekonomi yang kedua yaitu keunggulan spesifik lokasi (location specific advantage), yang di artikan lokasi yang di pilih sebagai sasaran FDI harus memberikan keuntungan untuk MNC, dalam menentukan lokasi MNC mempertimbangkan tiga faktor, yaitu:
1.      Berkaitan dengan ketersediaan sumber daya atau aset
2.      Berkaitan dengan ukuran pasar untuk barang dan jasa
3.      Berkaitan dengan keuntungan biaya produksi
Selain dua pertimbangan ekonomi dari sisi MNC tersebut untuk memperlancar arus FDI dari negara maju ke negara sedang berkembang, perlunya peran pemerintah negara-negara sedang berkembang untuk melakukan restrukturisasi kebijakan ekonomi dan membangun kerangka regulasi yang baik untuk FDI, misalnya membuat peraturan untuk mempermudah masuknya pasar dan kepemilikan asing.
2.1.4           MNC, Home Countries, Host Countries
Pengaruh dan hubungan timbal balik MNC dengan home countries adalah sebagai berikut:
1.      Para pemimpin home countries percaya ekspansi perusahaan-perusahaan multinasional yang tersebar ke luar negeri memberikan keuntungan nasional yang sangat vital.
2.      FDI yang dilakukan MNC merupakan sarana bagi pemerintahan untuk dapat mempertahankan posisi relatifnya dalam perekonomian dunia.
3.      Perusahaan multinasional merupakan sarana untuk mempertahankan neraca pembayaran (balance of payment) dari negara-negara home countries.
4.      Perusahaan multinasional dapat dijadikan sarana untuk membujuk bahkan memaksa negara-negara host countries untuk mengikuti kebijakan-kebijakan negara asal MNC.
5.      Perusahaan multinasional merupakan instrumen bagi home countries untuk memasarkan ideologi liberal (perdagangan bebas).
Pengaruh Positif keberadaan MNC bagi Host Countries
1.      Kedatangan MNC akan memperoleh manfaat berupa transfer teknologi, produk-produk, modal finansial dan teknik-teknik manajemen yang canggih dari negara asal MNC (negara maju) ke negara sedang berkembang atau negara yang belum maju, kehadiran MNC secara tidak langsung membantu menciptakan tenaga-tenaga kerja yang terampil dan terlatih menggunakan teknologi canggih.
2.      Kehadiran sumber daya finansial berupa FDI yang dibawa MNC dari negara-negara maju dapat meningkatkan kapasitas produktif dari negara host countries.
3.      Kehadiran MNC menimbulkan spillover effects dalam perekonomian host countries.
4.      Kehadiran MNC dapat membantu meningkatkan neraca pembayaran (balance of payment) dari negara yang ditempati, salah satunya ada aliran modal ke dalam perekonomian host countries saat MNC membangun anak perusahaan baru atau mengakuisisi perusahaan domestik.
5.      Kehadiran MNC dengan FDI merupakan salah satu sarana yang efektif untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi.
6.      Kehadiran MNC akan di ikuti dengan datangnya iklim politik yang bebas (demokratis) untuk mendukung kegiatan bisnis mereka, sehingga di negara baru yang menjadi tempat ekspansi bisnisnya mengharapkan iklim tersebut tetap di dapatkan nya.
Pengaruh negatif atas kehadiran MNC, misalnya :
1.      MNC yang cenderung menciptakan perusahaan-perusahaan kecil yang tidak efisien dan tidak mampu mendorong pembangunan di host countries  secara menyeluruh.
2.      MNC cenderung memperkenalkan jenis-jenis teknologi yang tidak tepat dan justru cenderung menghancurkan perkembangan teknologi lokal.
3.      MNC umumnya memiliki konsekuensi politik yang negatif dalam negara-negara host countries. Seperti mudahnya terjadi intervensi dari pemerintahan negara-negara home countries terhadap masalah-masalah dalam negeri host countries.
4.      Kehadiran MNC cenderung berdampak negatif dalam bidang sosial budaya, MNC menjadi agen imperialisme budaya sehingga negara-negara host countries kehilangan pengawasan atas kebudayaan lokal mereka. (Umar Suryadi Bakry,2015).

2.1.5           Peran Perusahaan Multinasional/MNC
Perusahaan Multinasional atau Multinational Corporation (MNC) merupakan aktor utama dalam bisnis internasional. Jenis perusahaan ini sangat memegang peranan penting dalam transaksi internasional. Perdagangan internasional seperti impor dan ekspor merupakan tahap awal dari aktifitas internasional suatu perusahaan. Pola aktifitas internasional meliputi; usaha patungan, penanaman modal asing dan sistem lisensi. Subjektifitas dalam perdagangan internasional secara jelas sangat memperhitungkan peran MNC dalam hubungan dengan pemerintahan.




2.1.5.1 Peran MNC dalam Alih Tekhnologi
MNC dengan kemampuan dan kapasitas permodalan, teknologi dan keahlian manajerial yang tinggi merupakan salah satu sumber dalam rangka mengisi kelangkaan modal, teknologi dan keahliann manajemen dalam negeri. Teknologo telah mendorong seleksi alamiah yang mengarah pada yang terkuat yang bertahan. Keberhasilan pasar akan didapat oleh perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dengan persyaratan lingkungan saat ini, yaitu mereka yang mampu memberikan apa yang siap dibeli orang.
Keunggulan besar MNC adalah kemampuannya untuk siap mengalihkan suatu kesatuan pengetahuan yang tidak dikuasai dalam pemikiran setiap pribadi. MNC berkembang menjadi sebuah perusahaan dengan tingkat kematangan industri dan penggunaan teknologi yang lebih tinggi di atas rata-rata Hal ini yang menjadikan dorongan untuk terjun ke dalam pasar baaru.
Kekuatan lainnya adalah kemampuan MNC mengusahakan berbagai cara perlindungan bagi teknologi yang dimilikinya. Salah satu cara yang senantiasa digunakan adalah mengusahakan system yang efektif dan undang-undang perdagangan ataupun penggunaan merek yang dapat melindungi teknologi. Negara Indonesia sebagai negara berkembang, namun di dalam pengadaan pranata hukum bidang alih teknologi masih sangat terbatas. Namun demikian perkembangan teknologi mendapatkan prioritas yang tinggi berdasarkan 3 tujuan, yaitu:
-          Meningkatkan impor teknologi baru
-          Pengembangan kegiatan riset untuk di masa depan
-          Meminimalisir hambatan, termasuk masalah biaya produksi

2.1.5.2 Peran MNC dalam Industrialisasi
            MNC yang notabene nya adalah perusahaan yang melakukan operasi atau aktifitasnya melintasi batas suatu negara dengan segala bentuk kegiatannya yang telah memicu atau menstimulus proses industrialisasi baik secara nasional maupun internasional, karena pada hakikatnya suatu MNC akan mereformasi baik secara sistem maupun secara faktor produksi yang tidak lain guna mendapatkan kepentingan. MNC yang besar secara jelas meemiliki pengaruh dalam menentukan arah industri secara global, termasuk meciptakan industri di belahan dunia ke tiga sekalipun, karena dengan kekuatan yang dimiliki baik secara ekspansifitas dalam penyeberan maupun intensifitas dalam perdagangan internasional.
2.1.5.3 Peran MNC dalam Membentuk Globalisasi
Perusahaan multinasional hadir untuk menyediakan berbagai hal yang tidak mampu dilakukan oleh negara, karena kapabilitas negara pada dasarnya juga terbatas. Perusahaan multinasional dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak dari negara, dan macam lapangan pekerjaan tersebut sangat banyak dan beragam. Perusahaan multinasional dapat memaksa (mengonstruksi) jalan pikiran konsumen, tetapi hanya negara yang memiliki kuasa kontrol atas teritori
Hal yang harus dipahami adalah globalisasi merubah tatanan pola relasi antara perusahaan multinasional dengan negara. Globalisasi menyandingkan perusahaan multinasional dengan negara, karena keberadaan dua aktor ini memiliki keterkaitan timbal balik. Pada dasarnya, negara mengalami rekonfigurasi de facto ketika berhadapanan dengan isu transnasionalisasi dan perpindahan penduduk. Dimana perpindahan penduduk menjadi dampak utama fenomena transnasiolisasi yang dibawa oleh globalisasi. Perpindahan penduduk yang terjadi ialah perpindahan antara negara satu dengan negara yang lain, yang dimana tidak lain bertujuan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Sebagian besar MNC hadir dengan segala bentuk kesejahteraan yang ingin diberikan kepada setiap pegawainya, hal ini yang membuat masyarakat global menilai bahwa ketika disuatu tempat tersebut tidak memenuhi kebutuhan maka perpindahan ke tempat lain yang terdapat sejumlah MNC dirasa menjadi cara yang tepat. Dan ini tentunya akan menimbulkan permasalahan baik bagi negara asal maupun negara tujuan perpindahan penduduk.
2.1.5.4 Peran MNC dalam Pembuatan Kebijakan
MNC dalam menjalankan bisnisnya cenderung untuk terus memperluas pasar ke luar negeri. Salah satu bentuk perluasan pasar adalah melalui Foreign Direct Investment (FDI). FDI bertujuan untuk mencapai kontrol sebagian atau penuh atas pemasaran, produksi, atau fasilitas lainnya pada ekonomi. FDI sering dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan membeli perusahaan yang sudah ada atau membangun sendiri fasilitas baru. Hal tersebut adalah salah satu perilaku atau aktifitas MNC, yang dimana tergambarkan bahwa MNC sebagai lokomotif perekonomian suatu negara(home country) dan tidak lupa pula bahwa MNC sangat berperan dalam ekonomi internasional. Dan  adanya interdependensi dalam melihat kepentingan satu dengan yang lain. Dengan demikian dapat dijelaskan pula bahwa MNC merupakan salah satu entitas yang cukup signifikan dalam mempengaruhi sistem Internasional termasuk kebijakan luar negeri sebuah negara. Dengan kekuatan dan modal ekonomi yang dimilikinya, MNC bisa mempengaruhi dan mendesak kebijakan sebuah negara.

2.2    Studi Kasus: Mc Donald
Salah satu MNC (Multinational Corporation) dari sekian banyak MNC yang masuk daftar pemilik aset terbesar dunia adalah Mc Donald. MNC ini memiliki cabang di host country hampir di seluruh dunia. Melayani 20 juta pelanggan di seluruh dunia per hari, mulai dari Chili sampai Korea Selatan, Panama sampai Singapura dan bahkan sampai ke negara komunis sekalipun yaitu China. Dana periklanan Mc Donal yang berfungsi memperkenalkan pada pasar mencapai jumlah yang sangat fantastis. Jumlah dana untuk menopang periklananya tumbuh sangat besar, meningkat 1/3 lebih cepat dari populasi dunia, serta naik tujuh kali lipat yaitu dari 39 milyar dolar menjadi 256 milyar pada tahun 1950 sampai 1990. Pengeluaran global per kapita meningkat dari 15 dolar AS per orang pada tahun 1950 menjadi 50 dolar AS sekarang ini. Hal ini menunjukkan bahwa Mc Donald seolah-olah telah menjadi berhala baru bagi peradaban manusia. Kondisi ini selain ditopang dengan keberhasilanya dalam mempengaruhi orang untuk mengkonsumsi produknya, Mc Donald juga terkenal dengan penetrasi pasarnya yang sangat luar biasa mulai dari  sahara Afrika sampai Asia Tenggara.
Hadirnya perusahaan multinasional seperti Mc Donald dianggap menjadi warna tersendiri dalam melihat perdagangan internasional, melalui strategi dan aktifitasnya. Penanaman modal asing yang tentunya dilakukan oleh Mc Donald, memberi dampak terhadap negara tujuan. Tak hanya itu, strategi pemasaran yang inovatif dengan mengambil berbagai unsur termasuk unsur teknologi menjadikan perusahaan multinasional ini dapat bertahan dibeberapa negara hingga saat ini. Unsur teknologi juga berperan penting dalam perdagangan internasional yang terjadi.
Laporan Laba Rugi Mc Donald








Text Box: Sumber:http://id.investing.com/equities/mcdonalds-income-statement
Neraca Perdagangan Mc Donald
           
















Text Box: Sumber:http://id.investing.com/equities/mcdonalds-income-statement

Pada table diatas seakan menunjukan signifikansi Mc Donald dalam perdagangan internasional, dengan nominal nominal yang didapat. Dan dapat disimpulkan pula bahwa Mc Donald menjadi salah satu perusahaan multinasional yang berpengaruh dan berperan dalam aktifitas perdagangan internasional.




BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
            Multinational Corporationsatau MNC adalah perusahaan yang beroperasi di dua atau lebih negara. MNC menjadi fenomena yang dominan dalam hubungan internasional saat ini terkait dengan adanya globalisassi perdagangan dan perkembangan perekonomian dunia. Dalam perkembangan perdagangan internasional perusahaan Multinasional Corporation atau MNC adalah aktor utama. Banyak perusahaan MNC yang memegang peranan yang penting untuk transaksi internasional. Dalam hal perkembangan perekonomian domestik suatu negara, MNC memiliki pengaruh yang signifikan sebab keberadaan MNC pada suatu negara menjadi salah satu penyumbang pajak tertinggi bagi pendapatan suatu negara sekaligus bagi perkembangan ekonominya.
MNC adalah bentuk korporasi baru yang tidak dapat di hindari sebagai sebuah konsekuensi logis dari adanya globalisasi itu sendiri. MNC merupakan wujud dari perdagangan modern dimana profit merupakan orientasi utama dari keberadaan setiap MNC disuatu negara. MNC itu sendiri sangat erat kaitannya dengan FDI atau Foreign Direct Invesment. Dalam prakteknya aliran investasi langsung yang berasal dari luar negeri selalu tertuju pada negara yang memiliki kelebihan yaitu dalam segi politik negara tujuan FDI memiliki hukum atau kebijakan pemerintah yang mendukung adanya FDI dan jaminan bahwa FDI yang mereka tanamkan akan menghasilkan profit yang tinggi bagi mereka (home country). Sedangkan dalam segi ekonomi, negara home country yang akan menanamkan investasinya ke negara-negara host country memiliki pertimbangan utama pada tersedianya bahan baku yang lebih murah bagi proses produksinya.
Hadirnya MNC pada suatu negara tentunya akan menciptakan dampak positif maupun dampak negative terhadap negara tersebut baik dari segi sosial, ekonomi, maupun politik. Dan MNC pun turut serta beperan dalam Alih Teknologi, Industrialisasi, membentuk Globalisasi, maupun dalam pembuatan kebijakan. Terlebih MNC juga menjadi pemenuhan kebutuhan baik secara global maupun nasional. Hal ini diyakini betul menjadi salah satu bentuk keniscayaan pada praktik perdagangan interansional, yang dimana teori pasar mengatakan bahwa arus pasar begitu cepat dan massive, serta sangat sulit untuk dibendung perkembangannya. MNC menjadi bagian dari pelaku(aktor) perdagangan internasional yang memiliki prinsip mendapatkan profit semaksimal mungkin, dalam kata lain akan adanya inovasi dan signifikansi dalam penetrasi pasar. Dan tuntunya memberi perubahan bagi perdagangan internasional baik dari sistem maupun praktik nyatanya
  
DAFTAR PUSTAKA

Bakry, Umar Suryadi. 2015. Ekonomi Politik Internasional Suatu Pengantar.
Yogyakarta: Pustaka Belajar
Panglaykim, Jusuf. 2011. Prinsip-Prinsip Kemajuan Ekonomi. Jakarta: PT.
Gramedia Pustaka Utama.
Fuad. 2006. Pengantar Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Wolf, Martin. 2005. Why Globalization Works. New Haven: Yale Notabene.


https://www.academia.edu/9689704/PERUSAHAAN_MULTINASIONAL ,diakses pada 4 Mei 2016 pukul 17:29 WIB
http://id.investing.com/equities/mcdonalds-income-statement ,diakses pada 7 Mei 2016 pukul 08:01 WIB

0 komentar:

Posting Komentar